12 April 2013

Jenis Busi

. 12 April 2013



Jenis busi yang dipergunakan oleh kendaraan bermotor sangatlah beraneka ragam. Untuk itu alangkah lebih baiknya anda mengenal seluk beluk jenis busi tersebut, agar tidak salah pilih saat kita membeli sendiri untuk kebutuhan kendaraan kita.

·    Busi Standar. Bagian ujung elektrodanya berbahan dasar nikel sedangkan pusat elektrodanya berbahan platinum. Pusat elektroda berdiameter 0,6 mm – 0,8 mm. Jarak tempuh busi mencapai 20 ribu km. Busi jenis ini merupakan busi asli motor saat pertama dikeluarkan dari fabrikan.
·         Busi Iridium. Bagian ujung elektroda berbahan dasar nikel dan pusat elektroda berasal dari iridium alloy. Pusat elektroda berdiameter 0,6 mm – 0,8 mm. Jarak tempuh busi mencapai 50 ribu km hingga 70 ribu km. Busi jenis ini sangat awet dan cocok digunakan untuk motor besar (di atas 150 cc).
·     Busi platinum. Bagian ujung elektroda terbuat dari nikel dan pusat elektrodanya menggunakan platinum. Diameter pusat elektrodanya antara 0,6 mm – 0,8 mm. Jarak tempuh busi mencapai 30 ribu km sehingga cocok bagi para pecinta touring.
·       Busi Racing. Busi jenis ini tahan terhadap suhu mesin  dan kompresi yang tinggi. Jarak tempuh busi antara 20 ribu km hingga 30 ribu km dengan rpm di atas 6000 serta pada suhu mesin yang tinggi.
·         Busi Resistor. Busi ini berfungsi sebagai pelindung komponen digital elektronik pada motor.
Dengan memilih jenis busi yang sesuai dengan kendaraan dan kebutuhan anda, diharapkan bisa memiliki performa yang mantap dan busi tidak mengalami ngadat. Lakukan perawatan terhadap busi anda dengan mencegah busi dari terkena air. Cek dan setel kerenggangan elektroda busi setiap 2000 KM untuk hasil yang optimal

1 Komentar:

Anonim mengatakan...

pak busi sing sekirane gae seumur hidup ngono gk onok ta???
hahaha...

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

 
ahita.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com | Template by MJG Group | dd13